Breaking News

Perkuat Budaya Literasi, Kelurahan BPI-BPDDI Undip Sukses Gelar Bedah Buku Tiga Pakar Multidisiplin

Katapublikjatim|SEMARANG – Kelurahan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Universitas Diponegoro (Undip) sukses menyelenggarakan forum ilmiah bertajuk “Bedah Buku Awardee BPI Undip” pada Sabtu (31/1/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menjadi panggung diseminasi karya intelektual bagi para penerima beasiswa yang telah memberikan kontribusi nyata dalam bentuk buku referensi.

Acara dibuka dengan sambutan resmi oleh Wakil Lurah BPI Undip 5.0, Achmad Kusairi. Dalam pembukaannya, beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja strategis Kelurahan BPI Undip Periode 5.0 untuk meningkatkan kompetensi akademik dan wawasan riset para anggotanya.

Forum yang berlangsung dinamis ini dipandu oleh Refranisa, yang bertindak sebagai Moderator sekaligus Pembahas (Reviewer). Jalannya diskusi menghadirkan tiga narasumber utama yang membedah karya-karya terbaru di bidang kesehatan dan teknologi.

Narasumber pertama, Dr. Ahmad Farid, SKM., M.K.M., membedah bukunya yang berjudul “Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Rumah Sakit”. Ia memaparkan urgensi metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Controls) dalam mengidentifikasi bahaya di lingkungan medis guna mencegah kecelakaan kerja secara sistematis.

Selanjutnya, Dr. Ana Pujianti Harahap, M.Keb., memaparkan karya krusialnya terkait “Skrining Gangguan Perinatal Mental Health (PMH)”. Dr. Ana menyoroti fakta bahwa 1 dari 5 ibu berisiko mengalami gangguan kesehatan mental selama masa kehamilan hingga satu tahun pascapersalinan. Beliau memperkenalkan berbagai instrumen deteksi dini, termasuk model skrining mandiri yang ia kembangkan.

Sebagai penutup sesi bedah buku, Akhlis Munazilin, S.Kom., M.T., mempresentasikan buku “Mengenal Cryptocurrency: Panduan Lengkap untuk Memahami Mata Uang Kripto”. Akhlis menjelaskan evolusi uang menuju ranah digital dan peran teknologi blockchain sebagai buku besar terdistribusi yang menjamin transparansi transaksi. Ia juga menggarisbawahi perubahan regulasi di Indonesia, di mana pengawasan pasar kripto kini beralih sepenuhnya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Acara yang diikuti oleh puluhan awardee BPI ini diakhiri dengan sesi refleksi dan diskusi kritis. Melalui kegiatan ini, Kelurahan BPI Undip berharap dapat menumbuhkan minat menulis dan menerbitkan buku di kalangan generasi terdidik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *