Katapublikjatim|SEMARANG – Kelurahan BPI-BPDDI Universitas Diponegoro (Undip) sukses menyelenggarakan perhelatan akademik akbar bertajuk “Seminar Nasional Edukasi ’01” yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Kelurahan BPI-BPDDI Undip 5.0 serta penyambutan resmi (welcoming) Awardee Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) tahun 2025.
Acara yang berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026, di Ruang Sidang Gedung A Sekolah Pascasarjana Undip ini mengusung tema strategis: “Strategi Sukses Studi di Era Digital: Inovasi, Adaptasi, Kolaborasi, dan Berdampak”.
Acara dibuka oleh Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro, Prof. Ir. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D.. Dalam sambutannya, Beliau menekankan pentingnya peran strategis pendidikan tinggi dan beasiswa seperti BPI dan BPDDI dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pengukuhan Pengurus Kelurahan BPI-BPDDI Undip 5.0 dimana Akhlis Munazilin, S.Kom., M.T. sebagai Lurah BPI-BPDDI Undip 5.0 yang memimpin Kabinet Simfoni Asa. Kelurahan ini dirancang sebagai “rumah tumbuh” yang inklusif dan suportif guna mendukung kesehatan mental serta keunggulan intelektual para awardee. Pengukuhan ini dipimpin oleh perwakilan dari Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, Bapak Ian Lapoh M. R. Simarmata, M.E.
Setelah pengukuhan, agenda dilanjutkan dengan penyambutan resmi (welcoming) Awardee Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) tahun 2025. Penyambutan dilakukan dengan mengalungkan medali dan pemberian piagam penghargaan dari PPAPT dan Bidang Kemahasiswaan Universitas Diponegoro.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan mengenai peta jalan beasiswa nasional juga dihadiri oleh perwakilan dari Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, Bapak Ian Lapoh M. R. Simarmata, M.E., Beliau juga memberikan semangat kepada para awardee untuk lulus tepat waktu.
Seminar nasional ini menghadirkan dua pakar utama yang memberikan bekal komprehensif bagi para mahasiswa pascasarjana: yaitu Prof. Agung dan Dr. Ricky. Prof. Ir. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D. (Dekan Sekolah Pascasarjana Undip): Memaparkan materi “Menjadi Manusia Pembelajar di Era Digital”. Beliau menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis dan berfilsafat sebagai kunci pertumbuhan akademik, serta penerapan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Action) dalam menyelesaikan studi. Dr. Ricky Santoso Muharam, S.Pd., M.Sos. (Pembina Kelurahan BPI-BPDDI Undip): Berbagi strategi praktis “Melawan Demotivasi pada Proses Studi”. Beliau menggarisbawahi pentingnya menjaga komunikasi dengan promotor, mengelola target publikasi sejak awal, serta menjaga keseimbangan antara studi dan dukungan keluarga.
Peserta yang terdiri dari awardee BPI, BPDDI, serta civitas akademika Undip diajak untuk menanamkan nilai “Grit” perpaduan antara gairah (passion) dan ketekunan jangka panjang sebagai modal utama menyelesaikan pendidikan doktoral.
Melalui forum ini, diharapkan dapat memperkuat atmosfer akademik yang kondusif dan mempererat jejaring intelektual antar-penerima beasiswa agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Red)
